Lampung Barat – Fakta berita Online — Program Pemerintah bidang Sanitasi berupa pembangunan MCK Mandi Cuci Kakus di Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung surian Kabupaten Lampung Barat diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak tepat sasaran.
Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah warga setempat yang resah melihat pelaksanaan program yang dananya bersumber dari APBN/APBD tersebut.
“Anehnya, ada rumah yang jelas-jelas tidak ada penghuninya atau bahkan tidak ada rumahnya sama sekali, kok dibuatkan MCK. Padahal program ini tujuannya untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar salah satu warga Pekon Trimulyo yang enggan disebutkan namanya, Sabtu 9/8/2026
Diduga Tidak Tepat Sasaran
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik pembangunan MCK dinilai tidak sesuai dengan kriteria penerima manfaat. Warga menduga kuat adanya unsur “asal bapak senang” dalam penentuan lokasi.
“Program pemerintah ini kan bagus, untuk membantu masyarakat yang belum punya MCK. Tapi kalau yang dapat justru rumah kosong, terus yang benar-benar butuh malah tidak dapat, ini namanya pemborosan uang negara,” tambahnya.
Warga berharap ada evaluasi dan pengawasan ketat dari Pemerintah Pekon, Kecamatan, Dinas terkait, serta Inspektorat Kabupaten Lampung Barat.
Tuntutan Warga
Warga Pekon Trimulyo meminta agar:
1. Dinas terkait segera melakukan audit dan verifikasi ulang penerima manfaat program Sanitasi MCK di Pekon Trimulyo.
2. Aparat penegak hukum mengusut dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran program tersebut.
3. Program kedepan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang tidak mampu dan benar-benar belum memiliki MCK.
“Kami tidak anti program pemerintah. Kami hanya minta program ini dijalankan dengan jujur dan sesuai aturan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Pekon Trimulyo belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut.
(Editor bang RZ Aris)






