Minsel, Fakta Berita– Ketua Aliansi Kebangsaan Indonesia (ASKAINDO) Sulawesi Utara, Noldy Poluakan, menghimbau seluruh pengelola SPBU di wilayah Sulut agar menerapkan secara ketat aturan pembelian BBM subsidi menggunakan barcode asli yang sesuai dengan data kendaraan dan STNK.
Menurut Noldy, langkah tersebut penting untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
“Setiap pembelian BBM subsidi harus menggunakan barcode asli yang sesuai dengan STNK kendaraan. Jangan sampai ada penggunaan barcode yang tidak sesuai atau dipakai oleh kendaraan lain,” kata Noldy kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).
Ia juga meminta kepolisian melakukan pengawasan secara intensif terhadap pelaksanaan aturan tersebut di setiap SPBU. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah praktik penggunaan barcode ganda, barcode milik kendaraan lain, maupun pengisian berulang yang melanggar ketentuan.
“Kami berharap aparat kepolisian turun melakukan pengawasan secara berkala. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Noldy menegaskan bahwa BBM subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, sehingga seluruh pihak, termasuk pengelola SPBU, wajib mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
ASKAINDO Sulut juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi distribusi BBM subsidi dan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan di lapangan.
“Pengawasan harus dilakukan bersama agar distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan negara maupun masyarakat,” tutup Noldy.(Onal)






