Minahasa Selatan, Faktaberita– Pemerintah Desa Ritey menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan membangun gedung PAUD secara swadaya masyarakat.
Hukum Tua Desa Ritey, Sedi Moroki, mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut tidak menggunakan anggaran dari dana desa, melainkan murni hasil partisipasi dan gotong royong warga. Dana dikumpulkan melalui berbagai upaya, salah satunya melalui penggalangan dana yang dilakukan lewat kantin desa.
“Pembangunan ini merupakan hasil kebersamaan masyarakat. Kami menggalang dana melalui kantin desa dan partisipasi warga untuk mewujudkan fasilitas pendidikan bagi anak-anak di Desa Ritey,” ujar Moroki.
Ia menjelaskan, pembangunan tahap pertama difokuskan hingga mencapai struktur ring balok. Setelah tahap tersebut selesai, proses pembangunan akan dihentikan sementara sambil menunggu penggalangan dana tahap berikutnya.
“Untuk tahap awal, target kami sampai pada ring balok. Setelah itu, pekerjaan akan dihentikan sementara untuk menunggu hasil penggalangan dana kedua,” jelasnya.
Meski dilakukan secara bertahap, Moroki optimistis pembangunan gedung PAUD tersebut dapat terus berlanjut hingga selesai. Ia juga berharap dukungan dari seluruh masyarakat tetap terjaga demi kepentingan pendidikan generasi muda di desa.
Pembangunan gedung PAUD ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan sarana pendidikan dasar di Desa Ritey, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.(Nals)






