Ketua BPI KPNPA RI Provinsi Papua Desak Kapolda Tangkap Mafia Tambang Emas iIlegal Merugikan Negara

Papua91 Dilihat

 

 

Jayapura-Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tanggal 5 Juni, dimulai sejak tahun 1972 ketika Majelis Umum PBB menetapkan 5 juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada saat Konferensi Stockholm.

Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan wujud nyata untuk kita memperhatikan keindahan dan kelestarian alam terutama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai.

Namun hal tersebut berbeda balik dengan keadaan lingkungan yang ada di Bumi Cendrawasih Papua

Ditenggerai banyak bos mafia penambang emas yang menggunakan alat berat jenis excavator di wilayah Senggeh dan Membramo yang jelas tidak peduli kepada lingkungan.

Hardi Selaku Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA) Papua sangat menyayangkan jika lingkungan yang ada di Bumi Cendrawasih hanya dirusaki oleh para mafia tambang emas ilegal.

 

“Saya sangat sayangkan jika para mafia tambang yang hanya merusak lingkungan dipelihara dan tidak pernah di tindak oleh Aparat Penegak Hukum (APH), seolah olah mereka kebal hukum, ” Kata Hardi saat berada dikantornya. Rabu (07/06/2023).

Menurutnya peran aktif masyarakat dalam perlindungan, pengelolaan serta pelestarian fungsi lingkungan hidup dan kehutanan harus di kedepankan.

“Masyarakat juga harus ambil andil untuk menyuarakan kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup agar segera mengusut para penambang emas ilegal yang merusak hutan Papua dengan cara mencari emas mengeruk perut bumi menggunakan alat berat jenis excavator sehingga nyata mengakibatkan rusaknya cagar alam hutan Papua, “tegasnya

Dia juga menerangkan bahwa ada salah satu pengusaha tambang emas ilegal seorang Haji yang diduga menjadi koordinator untuk para penambang ilegal di wilayah Senggeh.

“Saya mendapat informasi diduga pengusaha tambang emas ilegal sekaligus menjadi koordinator kepada seluruh pengusaha penambang inisial Haji M yang beralamat di Sentani, “bebernya

Hardi mendesak di Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia ada perhatianĀ  dari Kapolda Papua untuk memberantas mafia tambang yang sudah merusak lingkungan hutan di tanah Papua

“Saya meminta Kapolda Papua untuk memerintahkan seluruh Kapolres harus memberantas para mafia tambang emas ilegal yang tidak berizin yang berada di Wilayah Nabire, Membramo, Korowai, Senggeh dan seluruh tambang emas illegal yang berada di hutan Papua yang jelas jelas sudah merugikan negara dan dampak dari penambangan illegal tersebut telah merusak kondisi lingkungan, ” Ucapnya

Dia berharap perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si untuk memberantas ilegal mining agar berjalan, jangan sampai ada kesan tidak takutĀ  dengan perintah Kapolri.

“Kan sudah jelas intruksi Kapolri untuk memberantas para mafia ilegal mining kenapa di abaikan perintah Kapolri, ada apa ?. Jika perlu tangkap dan penjarakan para mafia tambang emas ilegal dan kalau Kapolda Papua sudah memerintahkan kepada seluruh Kapolres dan para Kapolres tidak mampu memberantas ilegal mining diminta Kapolda segera copot Kapolres yang tidak mendengar perintah atasan, ” Pungkasnya.(Snn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *