Jemaat Gereja GPID Wilayah pelayanan Parigi – Poso Pesisir, Pusatkan Perayaan Paskah Bersama diGereja GPID desa Buana Sari Kecamatan Torue

Daerah181 Dilihat

Fakta Berita Online ~ Parigi Moutong, GPID Wilayah Pelayanan Parigi dan GPID Wilayah Pelayanan Poso pesisir Selatan selenggarakan Perayaan paskah bersama, kegiatan itu berlangsung dihalaman Gereja GPID Desa Buana Sari Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong (Jum’at 7/04/2023).

 

Dalam Laporan ketua panitia yang disampaikan oleh wakil ketua panitia I Nyoman Wahyu Purusa, STH, mengatakan kegiatan perayaan paskah bersama menurutnya Seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020, karena kendala pandemic covid 19.

 

“kegiatan ini baru bisa dilaksanakan ditahun ini dan akan berlangsung selama 13 hari mulai tanggal 7 sampai 19 april 2023 mendatang .”Ucapnya.

 

I Nyoman melaporkan untuk Peserta terdiri dari gereja – gereja yang tergabung dalam pelayanan gereja protestan indonesia donggala parigi sampai poso pesisir Selatan kurang lebih 35 gereja.

 

Bacakan sambutan Bupati,  Asisten III Bidang Administrasi Umum Aswini Dimple, S.Km, M. Kes,  menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana atas kegiatan perayaan paskah bersama wilayah pelayanan Parigi dan Poso pesisir Selatan yang dipusatkan Gereja GPID Desa Buana Sari Kecamatan Torue.

 

Kata Aswini Dimple melalui Perayaan Paskah bisa menonjolkan sikap kebersamaan dan persatuan yang kental di antara sesama jemaat.”ujar Aswini Dimple.

 

Dengan kebersamaan seperti ini merupakan salah satu kekuatan kabupaten Parigi Moutong dalam menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, optimisme saya terhadap peran tokoh-tokoh agama saat ini dapat menjadi ujung tombak solusi mengatasi berbagai perselisihan dan perbedaan, keberadaan tim pelayanan baik dalam doa persekutuan maupun pelayanan sosial kemasyarakatan.”imbuhnya.

 

“Tentunya sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang adil, makmur,aman dan sentosa.” Tuturnya.

 

Selaku pemerintah daerah mendukung berbagai upaya masyarakat untuk beribadah sekaligus memberikan jaminan perasaan aman dan nyaman selama proses peribadatan berlangsung sesuai dengan koridor dan ketetapan undang-undang yang berlaku.

 

Lanjut Dimpel menyampaikan partisipasi dari masyarakat juga dibutuhkan karena semua tidak lain bahwa antara pemerintah dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling melengkapi.

 

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili kepala Bappeda provinsi Sulawesi tengah DR. Ir. Kristina Sandra mengatakan hendaknya  Perayaan paskah tahun ini yang bertepatan dengan bulan suci ramadhan kiranya dapat dijadikan momentum untuk saling menghormati dan menghargai sebagai sesama ciptaan tuhan.

 

“Mungkin kita berbeda dalam keyakinan beragama tapi dalam hubungan sosial kita harus mampu bekerja sama untuk memastikan suasana yang aman damai rukun dan toleran di negeri 1000 megalith sulawesi tengah.“ Ucap Kristina,

 

olehnya selaku pemerintah daerah sulawesi tengah dirinya memberikan  apresisasi atas pelaksanaan paskah bersama yang dilaksanakan oleh jemaat GPID dengan harapan semoga hasilnya dapat menumbuhkan iman dan semangat beribadah. “Tutupnya.

 

Turut Hadir Anggota DPR-RI Matindas Janusanti Rumambi, S.Sos, Kepala Bappeda Provinsi Sulteng Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, MT, Bupati Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi tengah I Nyoman Slamet, S.Pd, M.Si, wakil ketua DPRD kabupaten Parigi Moutong Faisan Badja, ketua pengadilan negeri kabupaten Parigi Moutong Yakobus Manu, S.H. Anggota DPRD kabupaten Parigi Moutong, Asisten Administrasi Umum Setda Parigi Moutong Aswini Dimple, Skm, M.Kes, ketua Sinode GPID Wilayah Pelayanan Parigi dan Poso pesisir Selatan,serta beberapa pejabat Pemda Parigi Moutong dan camat Torue. (Risman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *