Diduga Fiktif, Anggaran Covid 19 Desa Sidodadi Tahun 2022 Dipertanyakan

Daerah406 Dilihat

Lampura, FaktaBerita.Online,-

Dengan mewabahnya virus mematikan Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Diduga menjadi azas manfaat bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Sidodadi, Kecamatan Sungkai Selatan. Rabu, 12/07/2023

Pasalnya, meski wabah tersebut telah meredam, namun rupanya Pemdes setempat masih menggelontorkan anggaran untuk Covid-19 tersebut hingga nyaris menginjak angka seratusan juta pada tahun 2022 lalu.

Anggaran yang tidak sedikit itu diperuntukkan pada belanja alat pembersih tangan atau handsanitizer senilai Rp.6.275.000, penyemprotan disinfektan Rp.1.600.000, penyiapan ruang isolasi Rp.6.750.000, pelaksanaan dukungan tracking Rp.16.180.000, sosialisasi dan edukasi Rp.20.190.000 serta pengoperasian sekertariat satgas Covid-19 dengan anggaran Rp.32.505.000.

Namun nampaknya realisasi pada anggaran beberapa item tersebut tidak diketahui masyarakat setempat sehingga diduga terjadinya penyelewengan anggaran yang berpotensi pada tindak pidana korupsi.

Perihal tersebut seperti dikatakan seorang Warga Masyarakat S, Wanita tersebut mengaku pada wartawan jika tahun 2022 silam Covid-19 telah hengkang alias musnah dari Desa Sidodadi.

“Tahun 2022 kemarin ya sudah tidak ada lagilah bang Covid-19, sudah aman semua sepengetahuan saya,” kata S terhadap wartawan pada Selasa, 11 Juli, 2023.

Selain Itu, S juga mengingat tahun lalu tidak lagi diketahui olehnya jika terdapat penyemprotan cairan disinfektan, pembagian alat pembersih tangan, hingga sosialisasi seperti yang telah dianggarkan Pemdes setempat.

“Seingat saya udah tidak pernah lagi yang disemprot disinfektan, dikasih tempat cuci tangan apa handsanitizer. Sosialisasi juga, seperti Sekertariat covid 19 juga tidak ada ya tidak tahu,” ujarnya dengan raut wajah kebingungan.

Lantaran pernyataan S terkesan berbanding terbalik dengan sejumlah item kegiatan beranggarkan DD Tahun 2022 itu, sehingga memperkuat indikasi bermasalah atau fiktifnya realisasi pada kegiatan tersebut.

Demi Keberimbangan berita, team media pun melakukan konfirmasi kepada Pemdes Sidodadi.

Saat di konfirmasi Desi Apriyani Kepala Desa (Kades) Sidodadi itu tidak membantah jika terdapat sejumlah anggaran pada item Covid-19 ini.

Benar, memang ada anggaran tersebut telah terealisasi sebagaimana mestinya. Ujar Desi

Selain item Covid-19, Pemdes tahun 2022 juga menganggarkan pengelolaan dan pemeliharaan lumbung desa ketahanan pangan hewani Rp.200.000.000, pengadaan kandang sapi Rp.25.518.000 serta pakan ternak sapi Rp.6.000.000 dan sejumlah anggaran pada item lainnya. Pungkasnya

Guna mengungkap indikasi masalah tersebut, kini awak media tengah berupaya melakukan konfirmasi terhadap Inspektorat Pemkab Lampura maupun Aparat Penegak Hukum melalui Kejaksaan Negeri dan Tipikor Polres setempat, namun sayang sampai berita tayang belum ada konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *