Syamsuddin Menemukan Fakta Dibalik, Di Stopnya Galian Pipa PDAM Oleh Kades Pasanggrahan

Uncategorized1744 Dilihat

foto : Bpk Kusnanto salah satu pegawai PDAM Tirta Kerta Raharja Ds selapajang Kec Cisoka

Kab, Tangerang Faktaberita Online

Ramainya pemberitaan di beberapa media online terkait arogansi dan tindakan sewenang-wenang yang di lakukan oleh Kades Pasanggrahan kecamatan Solear, terkait menyetop pekerjaan galian jalur pipa PDAM, sehingga saya (Syamsuddin ketua DPC bidang investigasi LSM GNR Kab Tangerang) bersama dengan rekan media online melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak PDAM

Pihak PDAM yang diwakili oleh Bpk Kusnanto mengatakan pekerjaan jalur pipa PDAM tersebut atas permintaan para ketua Rt mulai dari ketua Rt 05/06 s/d ketua Rt 09/06, dan hal tersebut jelas tertulis dalam lampiran permohonan Nomor : 01/TAS/V/2020, prihal permohonan pengadaan air melalui developer Tamam Argo Subur, dan proposal tersebut juga di tanda tangani oleh Madrais (mantap Kades Pasanggrahan-red) dan H. Soni Karsan., S.Sos,MM.Kp, (Mantan Camat Solear-red), jadi kita ini bekerja sesuai sop bukan dengan secara tiba-tiba melakukan pekerjaan penggalian pipa PDAM, tiga tahun setelah proposal kami terima dan kami teruskan ke dinas terkait namun setelah kami kerjakan melalui pihak ketiga pekerjaan tersebut dipermasalahkan kenapa ujar Kusnanto
foto : proposal pengajuan penyaluran air bersih “PDAM”

Mengenai fasos fasum yang dipermasalahkan oleh Kades Pasanggrahan itu bukan urusan kami, intinya kami sebagai BUMD “Perumda Tirta Kerta Raharja”, yang menyuplai kebutuhan masyarakat (air bersih-red), maka perlunya dilakukan penggalian untuk jalur pipa PDAM, kami bekerja berdasarkan SOP dan sesuai dengan Site Plan serta SPK tentunya ujar Bpk Kusnanto

Mengenai sikap Kades Pasanggrahan yang diduga telah menyetop pekerjaan galian pipa PDAM itu haknya kades silahkan saja ujar Bpk Kusnanto, yang pasti kami bekerja atas permintaan masyarakat yang telah mengajukan proposal atas permohonan instalasi air bersih (PDAM-red),

Syamsuddin menyayangkan adanya penyetopan pekerjaan jalur pipa PDAM yang di lakukan oleh Agus Setyantoro (Kades Pasanggrahan-red), air adalah kebutuhan masyarakat, masalahnya air PDAM lebih bersih dengan tata pengelolaan yang profesional dan higenis serta jauh lebih murah harga perkubiknya, lain hal dengan air yang digunakan oleh masyarakat perum taman Argo Subur yang mana air tersebut dikelola oleh PT PMS (Pasanggrahan Mandiri Sejati), dengan mengambil air dari bekas galian pasir ujar Syamsuddin

[Red/Har]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *